KATEGORI

Showing posts with label Negara Udara. Show all posts
Showing posts with label Negara Udara. Show all posts

wonderstruck

sumber: Google
It was enchanting to meet you
All I know is I was enchanted to meet you

This night is sparkling, don't you let it go
I'm wonderstruck, blushing all the way home
I'll spend forever wondering if you know
This night is flawless, don't you let it go
I'm wonderstruck, dancing around all alone
I'll spend forever wondering if you knew
I was enchanted to meet you

This is me praying that

This was the very first page
Not where the story line ends
My thoughts will echo your name
Until I see you again
These are the words I held back
As I was leaving too soon
I was enchanted to meet you

Please don't be in love with someone else

Please don't have somebody waiting on you
.
.
.
.
.
.
.





End
:-) 120312 from the deepest of my heart..
#taylorswiftenchanted

A Place I Called “Someday I Will”


Pertama mendengar nama kota itu, yang terbersit adalah sebuah pantai yang indah. Pantai Senggigi. Barangkali sudah bukan tempat yang “jauh” lagi bagi orang-orang, tapi nyatanya saya belum pernah kesana sekalipun.

Sebuah mimpi yang saya kreasi sendiri mengisahkan, saya akan berdiri di pinggir pantai itu suatu hari nanti. Sekedar menunggu matahari terbenam sambil berbasah-basah kaki atau hura-hura menghabiskan es kelapa muda banyak-banyak. Membayangkan hari itu, barangkali sudah seperti berkhayal backpackeran ke Eropa.

Apa iya seistimewa itu?
Iya. Saya tidak punya alasan apapun, namun entah kenapa pantai ini begitu membuat saya emosional. Ada maupun tidak ada dia *bayangan lagi*.
Senggigi, a place i called “Someday I Will”. 

‘roem

Jagoan Empat Negara

Jadi teringat nonton film KBH (ksatria baja hitam),



bedanya kalo di negeri empat negara menggunakan jagung sebagai alat merubah menjadi  jagoan,,, kalo KBH menggunakan kepala Sabuk nya,,

What a lucky!

with Prof. Carmine Bianchi
Saya percaya bahwa tidak ada satu hal sekecil apapun yang terjadi secara kebetulan. Termasuk peristiwa yang saya alami saat menghadiri kuliah tamu pada hari Jumat lalu --seperti yang saya posting sebelumnya; sysdyn-- di Salemba. Diawali dengan datang telat sekitar tigapuluh menit, sebagai kombinasi antara; selesai rapat udah sangat sore, kena rush hour, gerimis, dan ga tau persis posisi gedungnya. Konsekuensinya, saya kudu masuk ruangan di mana kuliah sudah berjalan dan sekitar duaratus mahasiswa yang hadir sudah hampir memenuhi isi ruangan, hanya satu-dua saja kursi yang masih kosong. Semakin merasa ga enak ketika untuk masuk ruangan itu, pintunya ada di depan. Maaf yaa, Prof --dalam hati-- sambil menyisir kursi kosong. Toh si Prof juga lagi asik presentasi. Kursi kosong ada di barisan depan, posisi strategis. Huff, akhirnya..

Ngek..ngek..ngek.. maenan kursi majumundur. Kursinya gag nyaman pisan. Terpaksa harus nyari kursi kosong. Clingak-clinguk ke belakang, dan.. Yupps, ada. Pas nyamperin kursi terpilih, eh ternyata udah ditekin sama orang. Huhu.. Sambil berdiri, nyari lagi dan akhirnya dapet di ujung, di barisan bapak-bapak. Oops, sebenernya yang mukanya bapak-bapak cuma yang di sebelahku aja sii. #Peace :)

Kemudian.. mulailah saya fokus mendengarkan Prof. Bianchi sambil membaca kertas yang tadi dikasih di meja registrasi. Walaupun bahasaibu Prof. Bianchi bukan bahasa inggris, tapi saya cukup clear mendengarnya. Presentasinya cukup menarik, tapi buat saya banyak ulangan materi yang sudah saya dapat saat kuliah. Penjelasan tentang model yang dibangun justru tidak tersampaikan karena waktunya tidak mencukupi, apalagi simulasi modelnya. Mungkin karena ga terlalu banyak sesuatu yang baru yang saya dapat, saya mulai ga fokus. Ternyata bapak di sebelah saya juga tidak beda dengan saya. Kami jadi bertegur sapa, dan mulai berkomunikasi dengan mencoratcoret kertas.. Hehe.. Saat sesi pertanyaan, saya baru tahu kalau beliau adalah teman baik sang moderator yang mengundang Prof. Bianchi.

Finally, di akhir acara saya dikenalkan dengan sang moderator. Ternyata, beliau dan sang moderator juga mengenal baik Pembimbing saya di Bandung. Saya jadi merasa begitu dekat. Selain itu, saya jadi berkesempatan ngobrol banyak dan berhaha-hihi dengan Prof. Bianchi. Senang banget karena tidak banyak yang berkesempatan seperti itu.

Telat yang membawa berkah.. Alhamdulillaah.

Semoga perkenalan kami membawa kebaikan bagi semua. Termasuk mem-bara-kan kembali keinginan saya untuk menulis paper dan menjadi pendidik. :P

Sebagai penutup, saya sebenernya mau mengutip tulisan Harun Yahya, yang isinya kurang lebih seperti kalimat pertama, tapi belum ketemu. Langsung di-publish aja deyh. :D



End

--Bonsir, cerita basi yang seharusnya langsung ditulis hari jumat, yang diusahakan untuk disegarkan kembali hari ini, senin, tigabelas februari duaribuduabelas, after office hour.

Basi

--Mohon ijin Mas Kla Project, saya mau copas lirik sampeyan--


Indah larik pelangi, seusai hujan membuka hari
Samar dirajut mega, garis wajahmu lembut tercipta
Telah jauh kutempuh perjalanan
Bawa sebentuk cinta, menjemput impian

*Rasanya terlalu lama perjalanan ini*

Desau rindu meresap, kenangan haru kudekap
Semakin dekat tuntaskan penantian
Kekasih, aku pulang
Menjemput impian


*Benarkah kau masih menunggu?*

Kau dan aku, jadi satu
Arungi laut biru
Tak kan ada yang kuasa
Mengusik haluannya

*Tuhan, bantu kami mewujudkannya*

Kau dan aku, jadi satu
Sambut datangku

Sekian lama waktu telah mengurai makna
Cinta kita gemerlap terasah masa
'Kan kubuat prasasti, dari tulusnya janji
Walau apa terjadi, tetap tegak berdiri


*Bertahan. Menjadi magnet untuk jiwa saya sendiri. Bertahan pada kisah yang saya rangkai sendiri. Sendiri.*

Kau dan aku jadi satu
Bersama kita jemput impian


*Mengingat-ingat rasanya jatuh cinta :D*



'roem

Sysdyn

Tidak terasa sudah setahun berlalu sejak saya menyelesaikan kuliah. Belakangan ini, entah kenapa, jadi kangen masa-masa kuliah; teman-teman, pembimbing, dosen-dosen, diskusi-diskusinya, angkotnya, kosan, kelasnya, duduk-duduk di lounge, ngobrol saat lunch, janjian di Salman. Saya begitu merindukan dinamikanya.. Sangat.

Pas lagi ngerasain kangen-kangennya, eh kemarin dapat info dari milis bahwa akan ada kuliah tamu tentang System Dynamics. System Dynamics ini merekonstruksi cara berpikir saya dan metodologi ini yang akhirnya saya dalami untuk mengerjakan tesis. Maka ketika membaca info di milis berikut ini, saya excited banget untuk hadir. 

---
Diberitahukan, bahwa akan diselenggarakan kuliah tamu yang akan disampaikan oleh Prof. Carmine Bianchi (University of Palermo, Italy), pada tanggal 10 February 2012 Jam 19.00-21.30 di Gedung Magister Manajemen (MMUI) Ruang BRI lt.3, Jl. Salemba Raya No 4, Jakarta. Kuliah tamu ini akan mengambil tema Managing Performance: System Dynamics Approach. Bagi yang berminat silakan mendaftarkan diri melalui sms ke no: 08159222999 atau email ke: s_esther26@yahoo.com dengan menyebutkan: (Nama, Afiliasi, daftar kuliah umum Prof Carmine).
---

Langsung daftar deyh.  Free pula. 
Biografi Prof. Carmine Bianchi bisa diliat di sini.


End
@Bonsir, 9 Feb 2012, dua menit sebelum waktu pulang :b

para pengendali..

Dalam serial Avatar, pengendalian empat unsur (udara, air, api, dan bumi) merupakan kemampuan bawaan, sebut saja Aang si Pengendali Udara, Pangeran Zuko si Pengendali Api, Tough si Pengendali Bumi, atau Katara si Pengendali Air. Jadi walaupun Saka adalah kakak kandung Katara yang berasal dari Suku Air Utara, tapi karena tidak memiliki kemampuan bawaan tadi, dia tetap tidak dapat mengendalikan air sekalipun mencoba dan berlatih keras.

Berbeda halnya dengan Pengendali Dokumen,* sekalipun tidak memiliki kemampuan mengendalikan dokumen sejak lahir, jika memiliki kemauan yang keras dan mengikuti latihan yang memadai tentang Basic Concept ISO 9001:2008 dan Documentation System ISO 10013, bukan hal yang tidak mungkin menjadi Pengendali Dokumen yang baik. Saya yakin itu. :)

Karena hari ini --mon, feb 6th, 2012-- pelatihan awal sudah dilaksanakan, bolehlah saya ucapkan selamat datang kepada para Pengendali Dokumen.** :b

* tidak untuk di-bahasainggris-kan :D
** tercatat di daftar presensi



End 

--love mba G yang selalu menyemangati dengan caranya
--love Pangeran Zuko yang memukau dengan pesonanya :D


Kompetisi

Kompetisi itu fitrah,,, Tetaplah kamu pada kefitrahan Allah

Bismillah

Alhamdulillah ada negara api,,, jadi termotivasi lagi untuk menulis,,,, semangaaaaat